Terdampak Covid 19, Pelaku Pariwisata Gorontalo Dapat Bantuan

Ayotau, Gorontalo- Akibat penutupan destinasi pariwisata, berdampak pada rantai-pasok industri pariwisata mulai dari traveling, perhotelan, dan pelaku UMKM baik yang berada di lokasi destinasi maupun di luar destinasi.

Dalam kondisi demikian pelaku industri pariwisata tidak memiliki alternatif lain, selain mengurangi jumlah produksi, mengurangi jumlah tenaga kerja bahkan memberhentikan karyawan dalam waktu yang tidak ditentukan.

Untuk membantu pelaku industri pariwisata, pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kumperindag, Dinas Sosial, Baznas yang difasilitasi Dinas Pariwisata memberikan bantuan sosial dalam bentuk sembako kepada pelaku industri pariwisata, Kamis (31/12/2020) di rumah jabatan wakil gubernur.

Dalam laporannya Ketua PHRI, Yanuar Verberg, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi khususnya dinas pariwisata telah memfasilitasi pemberian bantuan sosial ini, dan berharap kedepan kerjasama ini terus dijalin untuk memajukan pariwisata Gorontalo secara bersama.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifli Katili menjelaskan kegiatan ini merupakan kali kedua dinas pariwisata memberikan bantuan sembako kepada pelaku industri pariwisata yang terdampak Covid-19, ini merupakan solidaritas kemanusiaan dalam ikut pembantu komunitas seperjuangan dalam industri pariwisata,

“Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat soliditas dan partisipasi aktif kita dalam ikut mengurangi penyebaran covid-19 dalam sektor pariwisata. Kedepan di masa new normal life kita dapat bersama-sama membangkitkan dan memajukan sektor pariwisata dengan pardigma baru yang tidak saja berorientasi pada jumlah dan lama tinggal, akan tetapi lebih pada quality tourism dengan nilai tambah dari industri dan ekonomi kreatif, daya dukung lingkungan, yang dapat menciptakan citra pariwisata berdaya saing tinggi dengan karakter kearifan lokal,” kata Rifli Katili.

Selain itu ungkap Rifli Katili, sektor industri pariwisata dan kelompok sadar wisata mendapatkan bantuan dari pemerintah, juga menerima bantuan sembako dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui bantuan Batuan Siap Saji (Balasa) yang disalurkan pada pertengahan tahun.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim mengatakan dampak Covid-19 telah mengenai seluruh sektor penting, kesehatan, ekonomi, sosial-kemasyarakatan termasuk sektor pariwisata.

Di tengah pandemi pemerintah pusat sampai daerah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk diarahkan pada penanggulangan Covid-19 dan membangun kembali sektor ekonomi yang terpuruk, salah-satunya melalui pemberian bantuan sembako bagi seluruh masyarakat termasuk pelaku industri yang terdampak.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed