Rudi Dewanto: SAKIP Harus Jadi Budaya

Ayotau, Palu- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) di Hotel Ayana Midplaza Jakarta, Senin 25 Juli 2022. Kegiatan diinisiasi Bappeda Provinsi Sulteng bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Membuka kegiatan, Plt Sekdaprov Sulteng, Rudi Dewanto, mengungkapkan target Sulawesi Tengah bisa meraih SAKIP grade A. Olehnya kepala OPD harus serius mengikuti bimbingan teknis dan melakukan transfer knowledge ke administrator, pengawas dan staf melalui sosialisasi serta mengimplementasikannya.

“SAKIP harus menjadi budaya dan kebiasaan dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan,” ucap Rudi.

Diketahui, SAKIP mempunyai peran yang sangat strategis dalam upaya peningkatan penyelenggaraan pemerintahan, yaitu sebagai alat untuk memperbaiki kebijakan serta mendorong instansi pemerintah untuk melakukan inovasi dalam mendesain program dan kegiatan.

Adapum bimbingan teknis SAKIP akan berlangsung dua hari mulai 25 sampai 26 Juli 2022. Kepala Bappeda Porvinsi Sulawesi Tengah, Sandra Tobondo, menerangkan indeks atau grade SAKIP Sulteng 2021 sebesar 69,37 point dengan predikat B.

“Dengan regulasi Permenpan RB Nomor 88 Tahun 2021 tentang Akuntabilitas Kinerja Pemerintah, SAKIP mengalami perubahan standar penilaian sehingga ini yang menjadi isu penting mengapa bimtek ini perlu dilakukan agar kepala perangkat daerah paham,” terangnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Menpan RB dengan menghadirkan narasumber dari Asisten Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yaitu Firmansyah dan Ika Yunita Puspitasari. Keduanya menjadi narasumber utama di seluruh provinsi se-Indonesia terkait bimtek penyusunan SAKIP.

“Kami berharap melalui Bimtek SAKIP ini, Cikasda dapat meningkatkan pelayanan pemerintahan dan lebih tepat sasaran dalam membangun infrastruktur yang menjadi kewenangannya sesuai dengan visi misi Pemrpov Sulteng, utamanya meningkatkannya infrastruktur pendukung kawasan pangan nusantara,” tutur Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Ciksda) Provinsi Sulteng, Andi Ruly Djanggola, salah satu pimpinan OPD yang hadir dalam kegiatan tersebut. (JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *