Rizky Samadani: Kami yang Menginginkan Anwar Hafid Pimpin PSSI Sulteng

AyoTau, Palu – Wacana menguatnya nama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, sebagai calon Ketua Asprov PSSI Sulteng mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari pegiat sepak bola muda, Rizky Samadani, yang menegaskan bahwa dorongan itu bukan sekadar isu, melainkan keinginan nyata dari masyarakat sepak bola di daerah ini.

Dalam tanggapannya, Rizky menyebut bahwa sosok Anwar Hafid memiliki rekam jejak yang jelas dan konsisten dalam membangun ekosistem sepak bola Sulteng. Ia menegaskan bahwa harapan itu lahir dari penilaian objektif, bukan semata-mata karena jabatan Anwar sebagai gubernur.

Gubernur Sulteng saat menjajal lapangan minisoccer Pintu Palu Minisoccer. (Foto: Istimewa)

“Kami sangat mengharapkan Bapak Anwar Hafid untuk memimpin Asprov Sulteng. Ini pertimbangan objektif dan realistis karena beliau punya komitmen kuat memajukan dunia sepak bola di Sulawesi Tengah,” ujar Rizky.

Ia mengingatkan bahwa komitmen tersebut telah terbukti sejak Anwar Hafid menjabat sebagai Bupati Morowali. Turnamen sepak bola memperebutkan Piala Bupati berlangsung rutin dan menjadi ruang kompetitif bagi pemain muda. Komitmen itu berlanjut saat Anwar duduk sebagai anggota DPR RI melalui penyelenggaraan AH Cup di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah. Kini, ketika menjabat sebagai gubernur, konsistensi itu kembali terlihat lewat BERANI Cup yang menjadi wadah talenta muda untuk mengasah kemampuan mereka.

Rizky juga menyoroti upaya nyata Anwar dalam membangun fondasi masa depan sepak bola Sulteng. “Beliau bukan hanya bicara, tapi langsung membentuk sekolah sepak bola, termasuk di Desa Siendeng, Kabupaten Parigi Moutong. Bahkan beliau punya mimpi membangun stadion bertaraf internasional di Kota Palu. Ketika yang lain masih berwacana, beliau sudah memulai,” tegasnya.

Menurut Rizky, jika Anwar Hafid memimpin Asprov PSSI Sulteng, akan lahir lebih banyak talenta seperti Witan Sulaeman, putra asli Sulawesi Tengah yang kini menjadi pemain Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa dorongan ini bukan soal ambisi politik maupun perebutan lembaga, tetapi tentang masa depan anak-anak Sulteng yang bermimpi bermain di level nasional hingga internasional.

“Ini bukan soal ambisi. Ini tentang mimpi anak Sulteng untuk tampil di panggung nasional. Kami yakin itu hanya bisa terwujud jika Bapak Anwar Hafid memimpin Asprov,” ucap Rizky.

Ia juga menilai tidak bijak jika ada pihak yang menutup mata terhadap rekam jejak tersebut hanya karena Anwar kini menjabat sebagai gubernur. “Ini bukan karena beliau gubernur. Ini tentang komitmen beliau terhadap dunia sepak bola,” tambahnya.

Rizky mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya telah mengagendakan pertemuan dengan Gubernur Anwar Hafid untuk menyampaikan langsung harapan tersebut serta meminta kesediaan beliau maju dalam kontestasi Ketua Asprov. (*)