AyoTau, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan sejumlah program untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, mulai dari pengembangan poliklinik dan puskesmas hingga penerapan layanan BPJS berbasis digital.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang membahas berbagai keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Direktur RSUD Undata, Direktur RSUD Madani, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu itu, Wakil Gubernur memaparkan sejumlah langkah pembenahan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
Untuk jangka pendek, pemerintah provinsi merencanakan pengembangan poliklinik dan puskesmas serta penguatan pelayanan BPJS Kesehatan berbasis digital melalui aplikasi Mobile JKN.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pengadaan MATLAB (Matrix Laboratory), perangkat lunak untuk simulasi dan pemrograman yang akan dimanfaatkan dalam pengembangan teknologi kesehatan, termasuk deteksi tumor otomatis, analisis sinyal elektrokardiogram (EKG), dan pencitraan jantung.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan layanan kesehatan di Sulawesi Tengah, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan kanker, sehingga pasien tidak perlu selalu mencari pengobatan ke luar daerah.
Sementara untuk jangka panjang, pemerintah provinsi telah merencanakan renovasi RSUD Undata agar dapat dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional.
Rencana pengembangan tersebut saat ini menunggu penyelesaian Detail Engineering Design (DED) sebagai salah satu tahapan persiapan pelaksanaan pembangunan.
Dalam RDP tersebut, Komisi IV DPRD Sulteng juga mendorong agar seluruh rencana pembenahan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi diwujudkan melalui program dan langkah nyata.(*)






