Pemkab Sigi Komitmen Tangani Penyakit Demam Keong

Ayotau, Sigi- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi komitmen untuk menekan angka Schistosomiasis atau penyakit demam keong diwilayah itu.

Untuk langkah awal yang akan dilakukan, tim eradikasi penyusun masterplan akan memberi tanda dengan memasang plang-plang di lapangan agar masyarakat tahu titik lokus dan fokus Schistosomiasis.

“Seperti disampaikan Bupati dan Wakil Bupati Sigi bahwa dimasa jabatannya tim ini harus terus bergerak dan ada ditarget yang dicapai. Tim ini akan bekerja bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat,” ungkap Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji kepada media ini usai rapat lanjutan masterplan eradikasi Schistosomiasis, Rabu, 16 Juni 2021.

Iskandar mengatakan, tim eradikasi yang segera dibentuk ini akan bekerja membentuk masterplan. Untuk pencegahan penyebaran penyakit demam keong dapat di minimalisir, tim eradikasi akan memasang palang di 32 titik di Kecamatan Lindu sebagai tanda lokus dan fokus Schistosomiasis kepada masyarakat.

“Dari 32 titik yang ada di lima desa di Kecamatan Lindu akan dibuatkan plang-plang yang menunjukkan titik-titik kordinat fokus keong itu dengan luasanya,” katanya.

Dijelaskan juga, plang-plang yang akan dipasang bisa menjadi satu informasi kepada masyarakat maupun wisatawan.
“Lindu daerah wisata, hal itu juga memberikan gambaran wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara tentang Schistosomiasis,” ujarnya.

Olehnya, Iskandar berharap tim bekerja semaksimal mungkin karena Schistosomiasis bukan hanya menjadi permasalan di Sigi maupun Sulteng, namun menjadi permasalahan dunia.

“Oleh karena itu agar seluruh OPD terkait dapat mengenai penanganan Shistosomiasis dengan perannya masing-masing agar pencegahan penyebaran penyakit demam keong dapat diminimalisir,” tutupnya.(as)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed