AyoTau, Palu – Rangkaian peringatan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera tingkat Provinsi Sulawesi Tengah resmi ditutup melalui resepsi puncak yang digelar sederhana namun sarat makna di Aula DPTW PKS Sulteng, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, Kepala Kesbangpol Sulteng Rahman Ansyari, pimpinan partai koalisi Berani, tokoh organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, hingga organisasi kepemudaan.
Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan apresiasi atas konsistensi PKS dalam membangun nilai-nilai pelayanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Saya melihat, ini bukan acara sederhana, tapi cukup meriah rangkaiannya. Secara pribadi saya memberikan apresiasi kepada PKS, bukan hanya karena partai pengusung, tetapi banyak nilai kebaikan yang saya lihat dalam partai ini,” ujar Reny yang mengawali sambutannya dengan pantun.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Sulteng, Muhammad Wahyuddin, mengatakan eksistensi PKS selama 24 tahun tidak terlepas dari perjuangan kader, simpatisan, serta para pendahulu partai yang berjuang dalam keterbatasan.
“Semua ini tentu saja berkat jasa seluruh pendahulu yang berjuang membesarkan partai ini, di saat kondisi masih sangat terbatas dibandingkan saat ini,” katanya.
Pria yang akrab disapa Ustadz Wahyu itu mengenang perjuangan kader PKS saat merintis organisasi hingga ke daerah terpencil, termasuk pengalaman mengalami kecelakaan ketika melakukan perjalanan ke wilayah Lindu demi mengunjungi anggota partai.
Ia juga mengisahkan kondisi partai di masa awal berdiri yang penuh keterbatasan, termasuk saat para kader memanfaatkan kain mukena bekas untuk dijadikan bahan bendera partai.
“Banyak emak-emak yang sumbangkan mukena tuanya yang tidak lagi dipakai. Itu yang digunting lalu dicetak jadi bendera,” ungkapnya.
Di momentum Milad ke-24 ini, Wahyuddin mengajak seluruh kader untuk terus bersyukur, menjaga semangat pelayanan, serta mendoakan para pendahulu partai yang telah berjuang membesarkan PKS.
“Semoga mereka diberikan ampunan dan balasan yang setimpal atas apa yang telah mereka berikan untuk dakwah ini,” tandasnya. (*)













