Kebakaran di Jono Oge, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar

Ayotau, Sigi- Toko spare part motor milik Muhammad Yasir Ali di Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru ludes terbakar pada Selasa, 16 Februari 2021 sekitar pukul 23.20 waktu setempat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, tafsir kerugian material akibat kebakaran diperkirakan sekitar Rp5 milyar.

Kasubag Humas Polres Sigi, Iptu Ferry Triyanto mengatakan, penyebab terjadinya kebakaran belum dapat di pastikan karena menunggu olah TKP dari identifikasi pihak kepolisian.

“Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 miliar. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ungkapnya kepada media ini, Rabu, 17 Februari 2021.

Kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan, mengumpulkan bahan dan keterangan, serta membuat laporan.

“Tim Reskrim langsung mendatangi dan melakukan pengamanan di TKP.
Melakukan olah TKP dan membantu pemilik toko mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan dan mengatur arus lalu lintas khususnya masuk dan keluarnya mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Kata Iptu Ferry, kobaran api cepat sekali membesar karena banyaknya barang-barang plastik dan kemasan oli motor yg sangat mudah untuk terbakar.

Dijelaskan, melihat kobaran api yang semakin membesar, warga sekitarpun berdatangan ke lokasi kejadian dan langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

“Upaya pemadaman ini tidak bisa dilakukan dengan mudah karena kobaran api cepat sekali membesar karena banyaknya barang-barang plastik dan kemasan oli motor yang sangat mudah untuk terbakar,” jelasnya.

Iptu Ferry mengatakan Kobaran api dapat dipadamkan sekitar pukul 01.45 menyusul adanya bantuan armada damkar Pemkab Sigi, Pemkot Palu dan mobil tangki milik Dinas PU Sigi.

“Satu unit mobil tangki milik PU Sigi, satu unit Damkar Sigi serta empat unit Damkar pemkot Palu yang datang ke TKP untuk memadamkan kobaran api,” katanya.

Terkait peristiwa itu, kata Iptu Ferry, Bhabinkamtibmas langsung menghimbau warga dan aparat desa untuk mensosialisasikan kepada warganya tentang pentingnya tabung pemadaman api untuk di siapkan di rumah masing-masing terutama pada toko-toko sehingga apabila terjadi kebakaran bisa cepat untuk diantisi atau dipadamkan.(as)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed