oleh

Dishub Prediksi Terjadi Lonjakan Pemudik

Ayotau, Palu- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng memprediksi jumlah pemudik akan melonjak drastis dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 M. Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dishub Provinsi Sulteng, Sumarno, menjelaskan prediksi tersebut karena dalam dua tahun terakhir pemerintah membatasi perjalanan mudik baik saat Idulfitri maupun Natal Tahun Baru.

“Dua tahun terakhir ada penekanan larangan dan pembatasan sehingga masyarakat berpikir dua kali untuk mudik. Nah untuk kali ini, pemerintah sudah mengeluarkan regulasi memberi kebebasan kepada masyarakat untuk mudik. Jadi memang akan terjadi lonjakan pemudik,” ungkap Sumarno, Senin 12 April 2022.

Namun demikian, secara detail belum ada data perkiraan pelaku perjalanan mudik yang akan masuk dan meninggalkan Sulawesi Tengah. Ini karena sejak 2020 dan 2021, kegiatan mudik dilarang oleh pemerintah sehingga tidak ada data yang menjadi acuan.

“Kita tidak bisa memprediksi kira-kira berapa persen kenaikan, agak sulit menghitungnya. Ini karena situasinya berubah dari yang dua tahun terakhir dilarang, tapi sekarang dibolehkan. Cuma memang kelihatannya akan sedikit besar karena orang sudah menahan diri dua tahun tidak mudik kemudian diberi kebebasan maka biasanya akan berbondong-bondong,” ujar Sumarno.

Sumarno mengatakan momentum ini juga sudah dibaca pihak maskapai penerbangan dengan mulai menaikkan harga tiket pesawat dari dan menuju Sulteng. Hal ini dimaklumi dan sudah terjadi setiap momen hari-hari besar keagamaan, khususnya Idulfitri dan Natal.

“Pihak maskapai sudah mengantisipasi tanggal-tanggal yang akan terjadi lonjakan penumpang tentunya harga tiket akan dinaikkan,” ucapnya.

Dishub Provinsi Sulteng kata Sumarno telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu baru-baru ini. Dari pertemuan ini, salah satu hasil rapat mengusulkan membuka rute penerbangan langsung Palu – Balikpapan. Sebab selama ini, rute tersebut harus transit melalui Makassar sehingga harga tiket menjadi mahal.

“Kita sudah bicarakan dan mengimbau pihak penerbangan membuka rute Palu – Balikpapan yang langsung, tidak melalui transit Makassar karena tiketnya menjadi mahal bisa Rp2 jutaan lebih. Tapi belum ada keputusan, nanti mereka akan memberikan informasi, biasanya melalui surat resmi karena ini menyangkut trayek baru,” terang Sumarno.

Sumarno menambahkan dari hasil rapat juga dipastikan akan tetap berlaku pemeriksaan penumpang di Bandara-bandara. Bagi yang baru vaksin dua kali wajib membawa hasil antigen negatif Covid-19 atau PCR. Sementara yang sudah booster atau dosis tiga, cukup menggunakan masker dan menunjukkan dokumen yang diperlukan untuk perjalanan udara. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.