oleh

Dirgahayu Kota Palu, Bunda Wiwik: Penyelesaian Huntap, Antisipasi Kenaikan Harga BBM

Ayotau, Palu – Di balik gemerlapnya puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-44 Kota Palu, Bunda Wiwik, sapaan akrab Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, meminta agar Pemerintah Kota Palu, juga fokus dalam menyelesaikan beberapa masalah yang saat ini masih mencuat di Kota Palu.

“Salah satunya, masalah penyelesaian Huntap. Semoga Pak Wali bisa segera menyelesaikan, sebelum selesai periode beliau menjadi walikota Palu,”kata Bunda Wiwik dalam rilis resmi Fraksi PKS DPRD Sulteng, Selasa 27 September 2022.

HUT Kota Palu saat ini, juga menjadi refleksi 4 tahun pascabencana Pasigala. Sayangnya kata Bunda Wiwik, di sisi lain, masalah Huntap masih tetap menggantung. Masih banyak korban Pasigala yang terus bertanya tentang haknya untuk mendapatkan Huntap.

Menurut Anggota Dewan yang bernama lengkap Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah, SAg MH ini, bahwa selain masalah penyelesaian Huntap, masalah lainnya yang juga mesti menjadi perhatian jajaran pemerintah Kota Palu, adalah efek dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Dampak dari kenaikan BBM, sudah pasti berimbas kepada masalah ekonomi dan sosial. Semua ini, harus menjadi perhatian pemerintah,”kata Anggota DPRD Sulteng Daerah Pemilihan Kota Palu ini.

Jika kita check hari ini di pasar, hampir semua komoditi telah naik. Contoh paling sederhana saja, di tingkat pengecer yang berhadapan langsung dengan konsumen, kita hampir tidak ada lagi mendapatkan telur yang harganya di bawah Rp2 ribu. Belum lagi komoditi pokok lainnya, seperti beras.

“Gas 5kg juga sudah duluan naik, untuk penukaran dari awalnya hanya Rp75 ribu, sekarang sudah antara Rp105 ribu hingga Rp115 ribu,”katanya lagi.

Kondisi ini, tentu saja akan menyebabkan terjadinya inflasi dan daya beli masyarakat. Sayangnya, naiknya harga bahan pokok, tidak diiringi dengan kenaikan tingkat pendapatan masyarakat. Bansos yang dijanjikan sebagai kompensasi kenaikan BBM-nya, juga belum dirasakan oleh masyarakat.

“Yang perlu diantisipasi, adalah dampak sosialnya. Kondisi ini, sudah pasti berimbas pada naiknya angka kemiskinan. Semoga Pak Walikota dengarkan masukann ini. Dirgahayu Kota Palu,”tandasnya.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.