AyoTau, Palu – Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Sulteng Nambaso ini berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 April 2026. Pelaksanaannya melibatkan distributor, pelaku usaha pangan, dan sejumlah instansi terkait guna memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Berbagai komoditas pangan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta sejumlah bahan pangan strategis lainnya yang dijual di bawah harga pasar. Selain itu, Dinas Pangan Sulawesi Tengah juga menyiapkan sebanyak 450 paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Rohani Mastura mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengantisipasi potensi inflasi menjelang peringatan hari besar daerah.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berupaya memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dibuka. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, termasuk paket sembako yang telah disediakan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu program strategis pemerintah daerah dalam memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat serta mendukung pengendalian inflasi di Sulawesi Tengah.(*)






