Wabup Sigi Sebut Pelayanan Disdukcapil Tidak Normal

Ayotau, Sigi- Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Y Pongi menyoroti kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat saat mengurus dokumen kependudukan.

Wabup mengakui pelayanan publik kependudukan tidak normal. Pasalnya hingga pukul 09:00 waktu setempat, masih banyak pegawai Disdukcapil yang bulum masuk kantor.

“Pelayanan di Disdukcapil tidak normal. Jam 08.30 pagi hanya Kadis dan sejumlah pegawai yang sudah hadir. Dari 38 pegawai baru 13 orang yang mengisi absen,” kata Samuel Y Pongi didampingi Asisten II, H. Iskandar Nongtji usai melakukan sidak disejumlah kantor pelayanan publik, Selasa, 9 Maret 2021.

Dijelaskan operator sistem pelayanan yang di operasikan oleh tenaga kontrak di dinas tersebut, tak ada satupun yang hadir tepat waktu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Padahal masyarakat yang ingin mengurus kartu kependudukan sudah banyak yang antre.

Ia berharap kedepan, operator sistem dapat juga dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dinas tersebut untuk melayani masyarakat.

“Saya berharap kedepan ada PNS yang mengoperasikan sistem pelayanan di dukcapil, sehingga tidak tergantung dengan tenaga-tenaga kontrak. Karena tenaga kontrak tidak terikat dengan waktu, dan ini sangat merugikan masyarakat,” pungkasnya.

Kemudian kata dia, bagi tenaga kontrak yang tidak disiplin harus berjanji dan memberikan peryataan akan tepat waktu dan disiplin dalam menjalankn tugasnya.

“Kita akan tanya, apakah mau lanjut atau tidak. Kalau mau lanjut tentunya harus membuat pernyataan, bahawa akan disiplin,” jelasnya.

Menurutnya, Disdukcapil yang merupakan palayanan masyarakat harus memberikan kepastian pelayanan, waktu, serta biaya yang dikeluarkan dalam mengurus berkas kependudukan.(as)

Wabup Sigi didampingi Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji melakukan sidak di Kantor Sekretariat DPRD. FOTO:AYOTAU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed