Sambut Ramadan, Pj Bupati Donggala Salurkan CPP

Ayotau, Donggala – Pada Selasa 30 Januari 2024, Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Ketahanan Pangan resmi meluncurkan program penyaluran beras bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di halaman kantor Bupati Donggala. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Donggala.

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Donggala, Moh Rifani, menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi sebagai hak asasi manusia. Rifani juga menyoroti pentingnya kebijakan pangan dalam pembangunan, dengan ketahanan pangan rumah tangga menjadi fokus utama.

Dalam konteks dampak pangan terhadap aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya di negara berkembang seperti Indonesia, Pj Rifani menekankan pentingnya aspek keterjangkauan pangan, yang mencakup aspek ekonomi dan fisik dalam mengakses pangan.

Secara simbolis, Pj Bupati Donggala Moh Rifani didampingi pejabat terkait melepas rombongan truk bermuatan beras cadangan pangan pemerintah.

Lebih lanjut, Pj Rifani menjelaskan bahwa rumah tangga miskin cenderung memiliki daya beli rendah terhadap pangan, dan peningkatan pendapatan dapat meningkatkan konsumsi pangan pada tingkat harga tertentu. Peran pemerintah, terutama melalui Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), menjadi kunci dalam memberikan jaminan pangan, terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Dia menambahkan bahwa bantuan pangan dari CPP, seiring dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan akses pangan masyarakat. Tujuan penyaluran cadangan pangan Pemerintah adalah untuk mengurangi beban pengeluaran penerima bantuan pangan sasaran sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga, dan mengendalikan dampak inflasi.

“Penyaluran cadangan pangan pemerintah, khususnya menjelang bulan Ramadan, bertujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan, dengan fokus pada penanggulangan kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, dan keadaan darurat,” ungkap Pj Bupati Donggala, Moh Rifani.(*/win)

Komentar