PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel di Morowali, Autoclave HPAL Tiba untuk Dukung Industri Baterai EV

Ayotau, Morowali – PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendukung hilirisasi industri nikel nasional melalui pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Salah satu tonggak penting ditandai dengan kedatangan autoclave, peralatan utama untuk proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi pada 22 Juli 2026.

Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Vale yang mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Bertumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab”.

Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan Indonesia.

“Selama 58 tahun, PT Vale telah belajar bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari kinerja operasional maupun pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kita ciptakan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi masa depan,” ujar Bernardus.

Autoclave merupakan komponen utama dalam teknologi HPAL yang memungkinkan pengolahan bijih limonit menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku penting dalam industri baterai kendaraan listrik.

Proyek yang dikembangkan bersama GEM Co., Ltd. dan EcoPro tersebut menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Selain progres pembangunan proyek hilirisasi, PT Vale juga mencatat pencapaian penjualan bijih nikel semester I 2026 yang telah melampaui 2 juta ton. Capaian tersebut dinilai mencerminkan pertumbuhan operasional perusahaan yang berjalan seiring dengan pengembangan proyek hilirisasi di Morowali.

Menurut Bernardus, seluruh pencapaian perusahaan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, mitra usaha, hingga seluruh karyawan PT Vale.

“Kami akan terus bertumbuh dengan integritas, memimpin dengan tanggung jawab, dan memastikan setiap pencapaian berjalan seiring dengan keberlanjutan serta kesejahteraan bersama,” katanya.

Dengan pengembangan fasilitas HPAL berkarbon rendah, PT Vale optimistis dapat memberikan nilai tambah lebih besar bagi industri nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi dan ekonomi rendah karbon Indonesia. (**)