AYOTAU, MAKASSAR – PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah dengan menghadirkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (18/10/2026).
Perusahaan yang merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) tersebut berpartisipasi melalui pameran produk UMKM binaan dari wilayah operasional Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, serta membuka akses kesempatan kerja melalui kegiatan job fair yang berlangsung sejak Jumat (16/10/2026).
Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya Vale Indonesia memperluas pasar produk lokal, memperkuat ekonomi masyarakat, dan membuka peluang karier bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Dalam rangkaian perayaan yang dipusatkan di Kota Makassar, Vale Indonesia menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM binaan melalui Expo UMKM dan Kuliner di Lapangan Hasanuddin.
Produk yang dipamerkan antara lain keripik pisang, aneka camilan lokal, serta kerajinan anyaman dari pengrajin Luwu Timur. Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.
Director and Chief of Project Officer Vale Indonesia, Muhammad Asril, mengatakan pengembangan UMKM merupakan salah satu fokus program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.
“UMKM lokal tentu menjadi bagian yang sangat penting dari perjalanan pertumbuhan kami. Program pemberdayaan UMKM merupakan salah satu komitmen kami untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah, seiring dengan pertumbuhan usaha,” ujar Asril.
Menurutnya, investasi perusahaan di Luwu Timur tidak hanya berkaitan dengan kegiatan pertambangan dan pengolahan nikel, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.
Karena itu, Asril menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat agar manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas.
“Investasi Vale Indonesia di Luwu Timur turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Dampak positif investasi perlu diperkuat melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.
Selain memfasilitasi promosi produk UMKM, Vale Indonesia turut membuka akses kesempatan kerja melalui kegiatan job fair yang dimulai pada 16 Oktober 2026.
Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk memperoleh informasi dan mengakses peluang karier di Vale Indonesia maupun perusahaan mitranya.
Asril mengatakan, pembukaan akses kerja tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan memperluas kesempatan kerja di daerah.
“Selain itu, Vale Indonesia juga membuka kesempatan kerja melalui kegiatan job fair. Program ini memberikan akses kepada masyarakat Sulawesi Selatan untuk berkarier di Vale Indonesia maupun perusahaan mitranya,” jelasnya.
Kehadiran program UMKM dan job fair dalam rangkaian HUT Sulsel ke-357 memperlihatkan dua jalur pemberdayaan yang dijalankan perusahaan, yakni penguatan usaha masyarakat serta perluasan akses terhadap pekerjaan.
Kontribusi Vale Indonesia terhadap perekonomian daerah juga berkaitan dengan sektor pertambangan dan ekspor nikel.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan yang dikutip dalam keterangan perusahaan, ekspor komoditas nikel pada periode Januari–Agustus 2026 mencapai sekitar US$584,16 juta atau setara Rp10,55 triliun.
Nilai tersebut disebut berkontribusi sebesar 57,11 persen terhadap total nilai ekspor Sulawesi Selatan pada periode yang sama.
Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, juga menyebutkan bahwa Pelabuhan Malili, yang menjadi salah satu lokasi pengapalan komoditas nikel, mencatat nilai ekspor sekitar US$581 juta sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Data tersebut menunjukkan besarnya peran komoditas nikel dalam aktivitas perdagangan luar negeri Sulawesi Selatan. Di sisi lain, penguatan UMKM dan pembukaan kesempatan kerja menjadi bagian penting untuk memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat.
Melalui partisipasi dalam HUT Sulsel ke-357, Vale Indonesia membawa produk UMKM binaan dari Luwu Timur ke ruang promosi yang lebih luas sekaligus membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara investasi, pengembangan usaha lokal, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
PT Vale Indonesia Tbk merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1968. Perusahaan merupakan bagian dari MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining serta tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Vale Indonesia menjalankan operasi pertambangan dan pengolahan nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan, serta mengembangkan proyek-proyek pertumbuhan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara untuk mendukung hilirisasi dan penguatan rantai nilai nikel nasional.
Perusahaan menyatakan berkomitmen menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik dalam kegiatan operasional serta pengembangan usaha. (**)













