AyoTau, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, resmi menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sulawesi Tengah usai dilantik oleh Ketua Umum PB IDI Dr. dr. Slamet Budiarto, Rabu (17/12/2025), di Aston Hotel Palu.
Dalam sambutannya, dr. Reny menegaskan komitmen IDI Sulawesi Tengah untuk mendukung program strategis Pemerintah Provinsi, khususnya Program Berani Sehat yang menargetkan seluruh masyarakat tercover Universal Health Coverage (UHC).
“Tidak boleh ada lagi masyarakat Sulawesi Tengah yang kesulitan mengakses layanan kesehatan. Cukup dengan identitas kependudukan, iuran BPJS Kesehatan ditanggung oleh pemerintah provinsi,” tegasnya.
Ia mengakui amanah sebagai Ketua IDI Sulteng bukanlah tugas ringan karena harus dijalankan bersamaan dengan tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur. Namun, ia optimistis dengan kebersamaan dan dukungan seluruh dokter, tugas tersebut dapat dijalankan secara optimal.
Sementara itu, Ketua Umum PB IDI Dr. dr. Slamet Budiarto mengingatkan bahwa tujuan utama IDI sejak didirikan pada 24 Oktober 1950 adalah membantu negara meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menegakkan etika kedokteran, serta melindungi kepentingan anggota.
Ia juga menyoroti isu Satuan Kredit Profesi (SKP) dokter yang saat ini masih menunggu kebijakan Menteri Kesehatan, serta menegaskan komitmen PB IDI dalam melakukan advokasi hukum bagi dokter, khususnya terkait Undang-Undang Kesehatan Pasal 308.
“Dokter bukan pelaku usaha, melainkan pekerja sosial yang mengabdikan diri untuk kemanusiaan. Karena itu, perlindungan hukum harus berjalan adil dan proporsional,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi penegasan komitmen IDI Sulawesi Tengah untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (*)







