HLUN dan Harganas Dorong Lansia Tetap Produktif

AyoTau, Palu – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah, drg. Herri, bersama jajaran menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Halaman Kantor Perwakilan BKKBN/Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Tengah.

Peringatan tersebut mengusung tema “Gerakan Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh (Sidaya)” dan “Ayah Wajib Hadir”. Kegiatan diselenggarakan Perwakilan BKKBN/Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, organisasi, fasilitas kesehatan, serta mitra terkait.

Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Bapelkes Provinsi Sulawesi Tengah, Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, RSUD Anutapura Palu, Dinas P2KB Kota Palu, Puskesmas Birobuli, SMEC, Sekolah Lansia Kota Palu, serta sejumlah mitra lainnya. Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido.

Dalam sambutannya, dr. Reny mengapresiasi semangat para lanjut usia yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Semangat tersebut tercermin melalui moto “Depresi No, Kreatif Yes” yang menjadi pesan untuk mendorong lansia tetap aktif dan berkarya.

“Usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk tetap aktif dan berkarya. Hal ini terlihat dari para lansia yang tetap tampil enerjik dan penuh semangat pada pagi hari ini,” ujar dr. Reny.

Menurutnya, lanjut usia memiliki peran penting dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Karena itu, masa lanjut usia perlu dijalani dengan tetap menjaga kesehatan, kemandirian, produktivitas, serta keterlibatan dalam berbagai aktivitas sosial.

Ia berharap berbagai kegiatan yang melibatkan kelompok lansia dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi.

“Para lansia tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat menjadi sumber pengalaman, pengetahuan, dan inspirasi bagi generasi muda,” katanya.(*)