AYOTAU- SINGAPURA – Transformasi digital PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. BTN sukses memborong empat penghargaan bergengsi dalam ajang Global Retail Banking Innovation Awards 2026 yang digelar di Singapura, Kamis (22/10).
Salah satu penghargaan paling prestisius diraih SEVP Digital Business BTN Thomas Wahyudi yang dinobatkan sebagai Digital Banker of the Year – Indonesia. Tak hanya itu, BTN juga membawa pulang tiga penghargaan lainnya, yakni Best Digital Banking Initiative, Best Digital Transformation Program, dan Best Digital Financial Inclusion Initiative.
Penghargaan tersebut diterima oleh Digital Banking Product Development Division Head BTN Tresia Sarumpaet dan Digital Banking Sales Division Head BTN Utaminingsih.
Empat penghargaan internasional ini menjadi pengakuan atas langkah strategis BTN dalam mempercepat transformasi digital, terutama melalui pengembangan superapp balé by BTN. Dalam waktu relatif singkat, platform digital andalan BTN tersebut menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Hingga September 2026, atau hanya sekitar 1,5 tahun sejak dikembangkan, balé by BTN telah mencatat lebih dari 5 juta pengguna terdaftar dengan total transaksi melampaui 2,23 miliar transaksi.
Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital BTN oleh masyarakat. Lebih dari sekadar aplikasi perbankan, balé by BTN dikembangkan sebagai platform terpadu yang menghubungkan berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari layanan finansial, properti, hingga gaya hidup dalam satu ekosistem digital.
Melalui inovasi ini, BTN tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan digital, tetapi juga memperkuat posisinya dalam membangun ekosistem perumahan digital di Indonesia.
Raihan empat penghargaan internasional sekaligus pertumbuhan pengguna balé by BTN menjadi momentum penting bagi BTN untuk terus menghadirkan inovasi. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perseroan dalam memberikan pengalaman perbankan yang semakin mudah, nyaman, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. (**)







