Ayotau, Palu- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Indah Wahyuni, bertandang ke BKD Provinsi Sulteng di Palu, baru-baru ini. Indah dan jajaran diterima Kepala BKD Provinsi Sulteng, Asri, didampingi Kasubid Jabatan Fungsional, Prihadi Saputro.
Dari pertemuan kepala BKD Jatim dan Sulteng, dirintis kerjasama dalam bidang manajemen kepegawaian dan penilaian kompetensi pegawai (assessment center). Asri menjelaskan hal tersebut sebagai tindaklanjut atau turunan dari kerjasama antara Pemprov Jatim dan Sulteng dalam bidang pembangunan daerah yang ditandatangani oleh masing-masing Gubernur pada Rabu 23 Februari 2022.
“Secara umum, kerjasama BKD Jatim dan BKD Sulteng yang direncanakan berlangsung selama tiga tahun,” jelas Asri.
Kerjasama nantinya akan mencakup penyelenggaraan pelayanan manajemen kepegawaian ASN melalui aplikasi SI MASTER; Penyelenggaraan penilaian dan pengukuran kompetensi melalui metode tertentu di Assessment Center; Peningkatan pelayanan manajemen kepegawaian, penilaian serta pengukuran kompetensi ASN secara daring; Penyelenggaraan Magang / Internship untuk ASN (Jabatan Fungsional lainnya) baik secara daring maupun luring; Sebagai lokus untuk kegiatan benchmarking, studi lapangan (Stula), studi banding, studi tiru kegiatan pelayanan manajemen kepegawaian ASN dan penilaian serta pengukuran kompetensi ASN; Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan, Seminar, Pendampingan, Kursus, Penataran dan Workshop terkait aplikasi SI MASTER dan Assessment Center; dan Pengelolaan/fasilitasi organisasi profesi ASN.
Dari item kerjasama tersebut, hak dari keduabelah pihak antara lain mendapatkan fasilitasi dan dukungan tentang pelayanan manajemen kepegawaian ASN melalui aplikasi SI MASTER; mendapatkan fasilitasi dan informasi mengenai penilaian dan pengukuran kompetensi melalui metode tertentu di Assessment Center; mendapatkan fasilitasi dan dukungan dalam penyelenggaraan pelayanan manajemen kepegawaian, penilaian serta pengukuran kompetensi ASN secara daring; mendapatkan fasilitasi dan dukungan dalam penyelenggaraan Magang / Internship untuk ASN (Jabatan Fungsional lainnya) baik secara daring maupun luring; dan mendapatkan fasilitasi dan dukungan mengenai kegiatan benchmarking, studi lapangan (Stula), studi banding, studi tiru kegiatan pelayanan manajemen kepegawaian ASN dan penilaian serta pengukuran kompetensi ASN.
“Semoga kerjasama dapat berjalan lancar dan dimanfaatkan untuk percepatan pelaksanaan pembangunan daerah, khususnya untuk mewujudkan Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju,” tandas Kepala BKD. (JT)














Komentar