Ayotau, Palu – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menyatakan bahwa bantuan beras PPKM tahap pertama yang dikhususkan untuk warga Sulteng mencapai 100 persen.
“Bantuan tersalurkan dengan baik dan sudah diterima masyarakat hampir keseluruhan daerah. Sedangkan, total pagu sebesar 2.308.610 kilogram,” ungkap Pemimpin Kantor Wilayah Bulog Sulteng, Basirun beberapa waktu lalu.
Sementara untuk prosesnya dimulai dari gudang Bulog yang diberikan langsung kepada transpoter (pengangkut) hingga sampai ke titik bagi penerima manfaat. Kemudian, terakhir Bulog Sulteng mendistribusikan ke wilayah Kabupaten Morowali.
“Sebenarnya pendistribusian beras bantuan PPKM dari pemerintah ditargetkan oleh kantor pusat hanya selama 18 hari, terhitung sejak 21 Juli sampai dengan 7 Agustus,” ujarnya.
“Namun, kami mengambil langkah cepat sebelum satu hari target yang ditetapkan selesai. Tentunya kami juga mengapresiasi kinerja Pemda khususnya Dinas Sosial dan pendamping PKH atas terselenggaranya program ini,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, kelancaran program ini tentu tidak lepas dari peran dan kerjasama semua pihak yang terlibat. Ia menyebutkan data jumlah warga atau penerima bantuan beras PPKM di Sulawesi Tengah kurang lebih mencapai 230.861 KPM.
“Kami juga akan menerima tambahan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di mana pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) non Program Keluarga Harapan (PKH),” sebutnya.
Kata Basiru, beras bantuan tersebut sudah sangat dibutuhkan oleh KPM atau masyarakat. Karena, menurutnya banyak kegiatan yang hingga kini terhalang akibat dampak yang ditimbulkan di masa pandemi covid 19.
“Data yang kami terima sekitar 68.278 KPM, dan masing-masing nantinya memperoleh 10 kilogram beras medium. Proses penyalurannya kita sudah rencanakan dalam waktu dekat ini akan segera kita dilaksanakan,” katanya. (MOH)







Komentar