AYOTAU, TOWUTI– Insiden kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, menjadi ujian berat yang justru memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan. Masyarakat, pemerintah, hingga PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bahu-membahu mempercepat pemulihan dengan mengedepankan gotong royong.
Sejak hari pertama, warga dari sejumlah desa terdampak Langkea Raya, Lioka (Dusun Malindoe), Baruga, Matompi, dan Timampu turun langsung membersihkan bantaran sungai dan sawah bersama tim teknis. PT Vale mendukung langkah itu dengan memastikan seluruh proses berlangsung sesuai standar keselamatan serta membekali masyarakat dengan perlengkapan yang dibutuhkan di lapangan.
“Sebagai warga kampung di sini, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu agar pemulihan lebih cepat. Ini kampung kami, mari kita jaga bersama. Kami percaya PT Vale juga hadir sebagai bagian dari kehidupan di sini,” tutur Batteng, warga Longkea Raya.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir dalam konferensi pers di kantor Camat Lioka bersama puluhan masyarakat, mengapresiasi semangat kolaborasi yang lahir dari peristiwa ini.
“Kami melihat sendiri bagaimana kolaborasi terjalin di lapangan. Laporan sementara menunjukkan lima desa terdampak. Namun, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh tim ahli. Bencana kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) ini akan ditinjau kembali hingga 5 September 2025. Karena itu, kita harus menunggu hasil resmi, bukan berspekulasi. Yang jelas, kebersamaan ini adalah modal besar bagi Towuti untuk bangkit kembali,” kata Irwan.
Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan menjadi kekuatan utama dalam memperkuat resiliensi daerah menghadapi tantangan.
Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa perusahaan menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai prioritas utama dalam penanganan dampak.
“Kami telah menyusun rencana pemulihan sosial dan lingkungan yang komprehensif dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Ini adalah tanggung jawab moral kami sekaligus pembelajaran penting agar kesiapsiagaan ke depan semakin kuat. Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan PT Vale, kami percaya Towuti bisa bangkit kembali #BersamaUntukTowuti,” ujarnya. (**)





