AyoTau, Palu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong transformasi digital dalam layanan perpustakaan. Bertempat di ruang kerjanya, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, menerima kunjungan dari PT Wiserf Teknologi Inovasi yang memperkenalkan sistem Radio Frequency Identification (RFID) untuk pengelolaan perpustakaan, Rabu 1 Oktober 2025.
Teknologi RFID memungkinkan berbagai layanan seperti peminjaman, pengembalian, inventarisasi, hingga keamanan koleksi dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.
Dalam pertemuan tersebut, Muh. Idham Khalid menyampaikan dukungannya terhadap inovasi ini sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan publik di bidang literasi.
“Dengan teknologi RFID, perpustakaan dapat memberikan pelayanan yang lebih modern, efisien, dan nyaman bagi masyarakat. Ini sejalan dengan semangat transformasi digital di Sulawesi Tengah,” ujar Idham.
Sementara itu, perwakilan PT Wiserf Teknologi Inovasi menjelaskan bahwa sistem RFID yang dikembangkan telah digunakan di berbagai perpustakaan dalam dan luar negeri. Salah satu keunggulannya adalah fitur self-check mandiri, yang memungkinkan pengunjung melakukan proses peminjaman dan pengembalian buku secara otomatis tanpa antre panjang. (win)








