Warga Dilatih Olah Kelor

Ayotau, Sigi- Pemerintah Kabupaten Sigi bersama Fatayat Nahdlatul Ulama Sigi memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk mengolah daun kelor menjadi produk bernilai ekonomi.

Upaya mengasah kemampuan warga dilakukan lewat pembekalan penciptaan wirausaha baru melalui pemberdayaan tenaga kerja mandiri, dilaksanakan di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Jumat, 25 Desember 2020.

Dalam sambutannya, Bupati Sigi, Mohamad Irwan sangat mengapresiasi seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Fatayat  yang telah membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Sigi khususnya dikalangan perempuan dari pasca rehab rekon sampai dengan  bencana non alam Covid-19 saat ini.

“Upaya ini untuk mengeluarkan warga keluar dari kesulitan ekonomi, apalagi pascabencana dan di tengah pandemi saat ini,” katanya.

Bupati Mohammad Irwan mengemukakan pembekalan yang dilakukan itu sangat penting, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan kelor menjadi produk ekonomi bernilai tinggi.

Bupati mengimbau kepada warga untuk menanam pohon kelor sebagai salah satu komoditas yang mudah tumbuh dan memiliki nilai ekonomi tinggi karena pohon kelor bisa tumbuh di mana saja.

“Kelor selain sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan masyarakat, juga sebagai obat berbagai jenis penyakit,” katanya.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penanaman perdana budidaya tanaman kelor yang dilaksanakan oleh Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Sigi bekerja sama dengan Kelompok Banua Kelor Yasmin, Desa Beka, Kecamatan Marawola dibawah naungan Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia.(as/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed