Undangan Pernikahan Dibatasi, Wajib Pakai Masker di Pasar dan Tempat Umum

Ayotau, Sigi- Kabupaten Sigi ditetapkan sebagai zona merah akibat tingginya kasus penyebaran virus corona atau Covid-19. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Sigi akan mengeluarkan surat edaran (SE) perihal pembatasan keramaian untuk menekan penyebaran Covid-19. Tempat keramaian yang dimaksud seperti pesta pernikahan, pasar serta tempat-tempat umum lainnya.

Demikian dikatakan Bupati Sigi Mohamad Irwan saat pimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kabupaten Sigi bersama Forkompimda setempat, di Kantor Bupati Sigi, Senin, 18 Januari 2021.

Mohamad Irwan mengatakan, pesta pernikahan diwilayah itu tidak dilarang hanya saja jumlah undangannya yang dibatasi.

“Bukan dilarang menikah, hanya saja undangannya dibatasi. Misalnya undangan dari pihak laki-laki hanya 5 orang, begitu juga dari pihak perempuan, agar tidak terjadi kerumunan,” katanya.

Pemkab Sigi juga akan memperketat protokol kesehatan di pasar. Satpol PP, Dinas Perhubungan dibantu TNI-Polri akan disiagakan dititik-titik pasar.
Bagi masyarakat yang berbelanja di pasar diwajibkan menggunakan masker, begitu sebaliknya bagi pedagang dipasar.

“Hari pertama kedua disosialisasikan dulu, setelahnya kalau masih ada yang tidak pakai masker, jangan dikasih masuk pasar,” kata bupati.

Selain itu poin-poin dalam SE tersebut nantinya akan dipasang disejumlah tempat-tempat umum agar masyarakat semaakin patuh prokes. Selain itu surat edaran tersebut akan di sosialisasikan dulu dimasing-masing kecamatan.

“Nanti camat-camat sosialisasikan dulu kepada masyarakat tentang surat edaran tersebut. Nanti dipasang poster juga ditempat-tempat umum” katanya.

Ia berharap agar petugas tidak ragu-ragu untuk membubarkan kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan massa karena itu jelas-jelas sudah melanggar protokol kesehatan.

Untuk diketahui kasus Covid-19 di Kabupaten Sigi terus bertambah. Data per 17 Januari 2021, total angka konfirmasi positif 257 kasus, dengan rincian 93 dirawat atau isolasi mandiri, 165 sembuh dan 7 meninggal dunia.(as)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed