AYOTAU, PALU- Dai kondang, Prof. Dr. Abdul Somad atau yang akrab disapa Ustad Abdul Somad (UAS), kembali berkunjung ke SMA Al Azhar Mandiri Palu, pada Kamis, 27 Oktober 2022.
Kedatangan UAS kali ini atas permintaan Direktur Yayasan Al Azhar Mandiri Palu, Abdul Basit, untuk meresmikan Masjid Hj. Rahmah Latanga yang merupakan nama ibu dari Abdul Basit. Selain itu UAS juga meresmikan Perpustakaan SMA Al Azhar Mandiri Palu.
Direktur Yayasan Al Azhar Mandiri Palu, Abdul Basit mengaku, dalam acara peresmian itu kurang lebih dihadiri 1.000 murid dari SMP dan SMA Al Azhar Mandiri Palu.
“Diatara murid kami ini ada kurang lebih 73 orang non muslim, dan orang tuanya tidak keberatan anaknya belajar pendidikan Agama Islam. Kemudian di Al Azhar Mandiri Palu semua siswa jurusan IPA, tetapi ada satu kelas khusus untuk belajar bahasa arab yang diajar oleh dua orang guru dari alumni Al Azhar mesir dan alumni dari Al Ahgaff Yaman,” kata Basit.
Basit mengatakan, di SMA Al Azhar tidak ada jurusan IPS atau Bahasa, hanya ada jurusan IPA, tetapi mereka belajar Bahasa Arab hingga sore hari.
“Mereka insya allah siap-siapa untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi kalau bisa di Al Azhar mesir, kami meminta doa dari Ustad Abdul Somad, semoga dengan kehadiran beliau kita semua mendapatkan berkah dan rahmat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustad Abdul Somad dalam tausiahnya yang singkat menyampaikan, beberapa waktu lalu dirinya sempat datang ke SMA Al Azhar Mandiri, dan sempat dilakukan penggalangan dana untuk pembangunan masjid.
“Hari ini (kemarin) masjid itu sudah berdiri masya allah, tabarakaullah, dan kita tidak muat untuk masuk ke dalam, berarti perlu lagi penggalangan dana agar masjidnya besar,” ujarnya.
Kata UAS, warga Palu adalah orang-orang yang kuat, sebab datang Tsunami masyarakatnya tetap beriman, datang Likuifaksi juga tetap beriman, datang Covid-19 tetap beriman, masjid tetap tegak berdiri.
“Sebenarnya kita meresmikan masjid ini banyak pelajaran kita ambil, masjid yang dinamakan Hj. Rahma Latanga dan Perpustakaan. Ini sajalan antara masjid dan membaca ada masjid tempat bersujud tetapi sebelum orang bersujud dia musti membaca. Tidak sah sholat kalau kita tidak tau rukun, syarat, wajib dan sunnah. Makanya wahyu pertama turun bukan sholatlah tetapi adalah Iqra (bacalah),” ujarnya.
Ustad Abdul Somad mengatakan, dari membaca orang berilmu, dari membaca orang menjadi beriman, dari membaca orang bertaqwa, dari membaca dia akan menjadi pemimpin masa depan.
“Saat ini adik-adik sedang diingatkan nanti kalian kalau berhasil, sudah punya uang banyak. Ikutlah seperti pak Abdul Basit dengan membangun masjid dengan nama ibu kalian sebagai bakti kepada orang tua,” katanya.
Kata UAS, buatlah ibu bahagia, bangga, muliakanlah ibumu seperti raja, maka rezekimu akan dibuat oleh allah mengalir seperti rezeki raja-raja.
Usai resmikan masjid dan perpustakaan, UAS juga diminta secara simbolis menanam pohon mangga, sebagai kenang-kenangan di SMA Al Azhar Mandiri Palu. (AH/*)








Komentar