oleh

Sigi Perkuat Sinergitas Wujudkan Three Zeroes 2030

Ayotau, Sigi- Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Y Pongi membuka secara resmi Pertemuan Kemitraan Lintas Program Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Pendampingan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sigi.

Kegiatan dengan Tema “Wujudkan Sinergitas dan Kolaborasi Dalam Upaya Pengendalian HIV AIDS Menuju Three Zeroes 2030” ( Zero infeksi baru HIV, Zero kematian terkait AIDS, serta Zero stigma dan diskriminasi) itu, berlangsung di Aula Kantor Dinas Pariwisata, Rabu, 24 Agustus 2022.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sigi Dra. Hasiaty Ponulele, mengatakan bahwa tujuan pertemuan ini yaitu untuk mengetahui permasalahan yang ditemukan dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS, untuk menyatukan persepsi dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS.

Selain itu, untuk meningkatkan kolaborasi dan sinergitas bersama lintas program Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Pendamping ODHA dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS.

Sementara itu Wabup Sigi, Samuel dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan komitmen pencapaian Three Zero Tahun 2030 yang meliputi Zero infeksi baru HIV, Zero kematian terkait AIDS, serta Zero stigma dan diskriminasi pada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) diperlukan sinergitas dan kolaborasi yang maksimal dengan semua sektor termasuk dengan masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi penemuan kasus HIV AIDS secara komulatif sejak tahun 2002 sampai dengan 2021 yang terinfeksi HIV sebanyak 203 kasus atau 58% dari estimasi nasional 350 kasus HIV di Kabupaten Sigi.

Untuk mencapai target estimasi nasional Wabup mengimbau kepada seluruh peserta sebagai pelaksana program HIV untuk meningkatkan KIE kepada seluruh lapisan masyarakat tentang upaya pencegahan HIV AIDS. Baik melalui media cetak, maupun elektronik, atau melalui media kesenian tradisional. L

“Hal ini dimaksudkan agar informasi atau pesan yang disampaikan mudah dipahami dan dimengerti oleh masyarakat setempat,” jelasnya.

Kegiatan KIE merupakan salah satu strategi penyebarluasan informasi dasar tentang HIV secara merata agar semua lapisan masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pengendalian HIV AIDS.

Pada kesempatan itu juga, Wakil Bupati berpesan dan menekankan agar jangan pernah ada Puskesmas atau Tenaga Kesehatan yang menolak pasien yang menggunakan Kartu Massagena.

Hadir pula pada pertemuan itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sigi, dan para peserta pertemuan.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.