AyoTau, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah merencanakan dukungan anggaran pada 2027 untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 1 Batui. Sekolah tersebut ditargetkan dapat beroperasi secara normal pada tahun ajaran baru 2027 setelah proses perizinan dan persyaratan pendukung diselesaikan.
Rencana itu dibahas dalam audiensi Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama perwakilan SMKN 1 Batui di ruang kerjanya, Senin (19/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas proses perizinan pendirian sekolah, persiapan pembangunan fasilitas pendidikan, serta penyelesaian dokumen administrasi yang diperlukan untuk mendukung operasional sekolah.
Anwar menegaskan bahwa pengurusan izin harus segera ditindaklanjuti, tetapi tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Ia mengingatkan agar sekolah tidak menerima siswa baru sebelum seluruh persyaratan operasional terpenuhi.
“Sekarang kita proses saja, tidak usah terburu-buru, sambil kita urusi semua supaya sesuai prosedur. Tapi kalau bisa, usahakan surat izinnya secepatnya dikeluarkan,” ujar Anwar.
Untuk mendukung proses tersebut, Dinas Pendidikan terus mempersiapkan dokumen administrasi, termasuk studi kelayakan dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Sementara itu, lahan yang direncanakan untuk pembangunan sekolah diketahui telah dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ketersediaan lahan tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan pembangunan USB SMKN 1 Batui.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memperhatikan keberlanjutan pendidikan 80 siswa yang saat ini dititipkan di SMKN 1 Batui Selatan. Mereka direncanakan kembali menjadi siswa SMKN 1 Batui setelah sekolah tersebut siap beroperasi, dengan penyesuaian jurusan terhadap program pendidikan yang telah ditempuh.
Pemerintah provinsi berharap proses perizinan, persiapan anggaran, dan pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. (*)







