Bunda Wiwik Apresiasi Kinerja Gubernur Anwar Hafid

AyoTau, Palu — Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido.

Apresiasi itu disampaikan Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, saat menghadiri silaturahmi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah bersama relawan koalisi Berani di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (22/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 23.00 WITA tersebut dihadiri ratusan relawan. Sejumlah pimpinan partai politik yang tergabung dalam koalisi pengusung pasangan Berani pada Pilgub Sulawesi Tengah 2024 turut hadir, di antaranya Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Muhammad Wahyuddin, SST.

Menurut Bunda Wiwik, silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, partai politik, serta relawan yang sejak awal mendukung pasangan Berani.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dipaparkan oleh Gubernur terkait hasil kinerja pemerintah daerah. Tentu ini menjadi bagian penting yang perlu terus dikawal bersama agar pembangunan di Sulawesi Tengah memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Bunda Wiwik.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda Wiwik hadir bersama Anggota Fraksi PKS DPRD Sulteng Sri Atun, Ketua DPW PKS Sulteng Muhammad Wahyuddin, SST, serta sejumlah pengurus DPW PKS Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, kehadirannya tidak hanya dalam kapasitas sebagai bagian dari koalisi Berani, tetapi juga sebagai wakil rakyat yang memiliki tanggung jawab mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Kami hadir bukan hanya dalam konteks koalisi, tetapi juga sebagai wakil rakyat. Karena itu, hubungan yang baik antara legislatif dan eksekutif perlu terus direkatkan dalam rangka mengawal program pembangunan dan memastikan kepentingan masyarakat menjadi prioritas,” katanya.

Bunda Wiwik menilai sinergi DPRD dan Pemprov Sulteng diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, komunikasi terbuka antara legislatif dan eksekutif menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

“DPRD memiliki fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran. Fungsi-fungsi tersebut tentu akan lebih optimal jika dibangun dengan komunikasi dan sinergi yang baik bersama pemerintah daerah,” jelasnya.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang penyampaian capaian pemerintahan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarelemen pendukung koalisi Berani.

Bunda Wiwik berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipelihara dan diwujudkan melalui kerja nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan ini dapat terus kita jaga dan diwujudkan dalam kerja-kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya. (*)