Bappeda Sulteng Susun Arah Pengelolaan Cagar Biosfer Lore Lindu 2026–2035

AyoTau, Palu – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Koordinasi Forum Cagar Biosfer Lore Lindu (CBLL) di Ruang Rapat Nagana Bappeda Sulawesi Tengah, Rabu (8/7/2026).

Rapat dibuka Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Arfan, selaku Ketua Forum Cagar Biosfer Lore Lindu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan kawasan Cagar Biosfer Lore Lindu secara terpadu dan berkelanjutan.

Forum diikuti unsur pemerintah, pengelola kawasan, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait. Dalam arahannya, Arfan menegaskan bahwa Cagar Biosfer Lore Lindu memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai kawasan konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Selaraskan Pengelolaan dengan Strategi UNESCO

Salah satu agenda utama rapat adalah penyusunan arah pengelolaan Cagar Biosfer Lore Lindu periode 2026–2035. Arah kebijakan tersebut diselaraskan dengan Hangzhou Strategic Action Plan 2026–2035 yang ditetapkan UNESCO melalui Program Man and the Biosphere (MAB).

Penyelarasan dengan kerangka strategis UNESCO tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan Cagar Biosfer Lore Lindu sesuai standar internasional, sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan dan tantangan pembangunan di Sulawesi Tengah.

Selain arah kebijakan, forum membahas penguatan kolaborasi antarinstansi dalam berbagai aspek, mulai dari pelestarian lingkungan, pengembangan penelitian dan ilmu pengetahuan, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.

Forum Cagar Biosfer Lore Lindu berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor agar pengelolaan kawasan semakin efektif dan adaptif. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelestarian ekosistem Lore Lindu sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*)