Bank Bukopin Sebut Take Over 10 Persen Tercantum Diperjanjian

Ayotau, Palu- Bank Bukopin Cabang Palu menyatakan bahwa take over atau pemindahan kredit ke bank lain yang mencapai 10 persen itu sudah tercantum diperjanjian dengan para nasabah.

Demikian hal tersebut disampaikan Staff Legal Bank Bukopin Cabang Palu, Ricca kepada sejumlah awak media saat menggelar konferensi pers di kantornya, Selasa, 14 September 2021.

Dikatakan, apabila nasabah melakukan pelunasan dari satu sampai lima tahun harus dikenakan penalty sebesar 10 persen. Tetapi, ia mengatakan debitur telah mengikat bersama pihak Bank Bukopin.

“Kita memang membenarkan adanya denda itu. Bahkan kita diminta untuk beri keringanan kepada mereka (nasabah) sebesar 5 persen, tapi kami hanya tawarkan dalam bentuk lisan,” katanya.

Begitu pula, lanjut dia, terkait gaji pensiunan yang sebulan mengalami dua kali pemotongan angsuran di tanggal 1 dan 24 sesuai kewajiban diperjanjian awal dengan nasabah

“Nasabah lain sama seperti itu bukan 70 kreditur, tetapi kami akui sebenarnya rata-rata hampir semua alami pemotonganan satu bulan dua kali. Kita punya niat baik ke nasabah,” katanya.

Sementara Branch Manager Bank Bukopin Cabang Palu, Alamsyah Mas’ud mengatakan direksi sudah diberi tanggung jawab untuk menyelesaikan keluhan yang dialami para nasabah pensiunan.

“Kemauan mereka akan kita akomodir berdasarkan permintaan. Sama halnya kami juga memberikan keringanan denda bila nasabah melakukan take over ke bank lain,” katanya. (MOH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed