Anwar Hafid Tekankan Akurasi Data Pendapatan Daerah

AyoTau, Morowali — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, menegaskan pentingnya akurasi data sebagai fondasi utama pengambilan kebijakan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah yang digelar di Vila Penangkaran Rusa, Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Minggu (8/2/2026).

Rapat dipimpin Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Irman, dan diikuti pejabat lingkup Bapenda Provinsi Sulteng serta UPT Samsat Morowali dan Morowali Utara.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa kesalahan data akan berdampak langsung pada kebijakan yang diambil. “Saya perlu data yang akurat. Salah data akan berujung pada salah kebijakan,” tegasnya.

Anwar Hafid juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menghadirkan inovasi sebagai dasar peningkatan pendapatan daerah. Menurutnya, inovasi harus menjadi prasyarat sebelum penetapan target pendapatan. “Satu dinas harus punya satu inovasi. Kalau inovasi sudah ada, baru kita bicara target pendapatan,” ujarnya.

Rapat turut membahas optimalisasi pajak air permukaan, di mana Gubernur menegaskan pentingnya pendataan teknis di lapangan, tidak hanya administratif. “Jangan cuma tahu pipanya, tapi harus tahu hulunya di mana,” katanya.

Selain itu, agenda rapat juga mencakup pendataan bahan bakar minyak (BBM), alat berat, serta kendaraan operasional perusahaan, khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Morowali dan Morowali Utara. Gubernur meminta agar seluruh data tersebut didata secara riil untuk mendukung penarikan pajak dan pengawasan.

“Kita harus punya data yang jelas, berapa banyak alat berat yang dimiliki perusahaan,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap rapat ini mampu memperkuat sinergi lintas instansi serta mendorong terwujudnya sistem pendataan terintegrasi berbasis digital guna meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan. (*)