Anwar Hafid: Disiplin ASN Jaga Kepercayaan Publik

AyoTau, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menegaskan bahwa disiplin merupakan harga diri aparatur sipil negara (ASN) sekaligus cerminan tanggung jawab sebagai pelayan publik. Ia mengingatkan ASN agar tidak berada di tempat umum untuk kepentingan di luar kedinasan selama jam kerja, terlebih saat mengenakan pakaian dinas.

Penegasan itu disampaikan Anwar Hafid saat memimpin apel gabungan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (19/10).

“Jaga kedisiplinan karena hanya itu satu-satunya yang dapat kita tunjukkan ke masyarakat,” tegas Anwar.

Menurutnya, sikap dan perilaku ASN di tengah masyarakat menjadi salah satu indikator dalam menilai pelaksanaan amanah sebagai pelayan publik. Karena itu, setiap aparatur harus menjaga perilaku dan menghindari tindakan yang berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Selain disiplin kerja, Gubernur juga menyoroti pentingnya disiplin dalam beribadah. Ia secara khusus mengingatkan ASN muslim agar segera menunaikan salat berjamaah di masjid ketika azan berkumandang.

“Laksanakan salat berjamaah di masjid karena inilah bagian dari pembinaan disiplin,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid turut menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak berarti pemerintah mengabaikan kesejahteraan ASN.

Namun, menurutnya, upaya meningkatkan kesejahteraan aparatur harus berjalan seiring dengan penerapan sistem meritokrasi. Dengan demikian, pengembangan karier dan penempatan aparatur dapat berorientasi pada kompetensi, kinerja, serta profesionalisme.

“Saya mau birokrat Sulteng ini benar-benar lahir dari meritokrasi,” harapnya.

Ia menekankan pentingnya membangun birokrasi yang profesional dan bertanggung jawab agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga. (*)