oleh

210 Siswa SD Inpres 3 Birobuli Divaksin

Ayotau, Palu- Kepala SD Inpres 3 Birobuli, Ramadhan mengungkapkan, dari jumlah total keseluruhan siswa kurang lebih 586 orang, yang mendapatkan izin dari orangtuanya untuk mengikuti vaksinasi anak usia 6-11 tahun, sebanyak 210 peserta didik.

“Sementara masih ada tersisa sekitar 300 lebih peserta didik belum divaksin, beberapa siswa yang belum divaksin itu, apabila orang tuanya telah memberikan izin untuk divaksin. Maka kami dari pihak sekolah akan membantu untuk memfasilitasi kembali vaksinasi selanjutnya, dengan berkoordinasi lagi ke Puskesmas Bulili, sekaligus melapor ke kelurahan,” kata Ramadhan, usai memantau pelaksanaan vaksinasi di halaman SD Inpres 3 Birobuli, Kamis, 27 Januari 2022.

Ramadhan mengatakan, siswanya yang belum diberikan izin dari orangtuanya untuk divaksin, karena berbagai alasan diantaranya adalah, yang pertama sakit, kemudian masih ada rasa kekahwatiran orangtua tentang manfaat dari vaksinasi.

Seorang siswa SD Inpres 3 Birobuli, saat mengikuti vaksinasi anak 6-11 tahun, di halaman sekolah, Kamis, 27 Januari 2022. (FOTO:Ayotau.id)

“Padahal kami dari sekolah, sebelum melaksanakan vaksinasi telah memberikan semacam sosialisasi kepada orang tua, tentang manfaat vaksinasi. Kami berharap orang tua paham bahwa, vaksin ini dapat melindungi para siswa dari paparan Covid-19 dan memberikan keamanan saat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Kata Ramadhan, sosialisasi kepada para orang tua tentang vaksinasi itu, dilakukan melalui wali kelas masing-masing. “Kami lakukan sosialisasi lewat wali kelas, karena jumlah siswa kami sangat banyak capai 600 peserta didik, jika dilakukan secara serentak itu akan menimbulkan kerumunan cukup banyak,” ungkapnya.

Ramadhan mengaku, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi di sekolah berjalan lancar, walaupun ada hambatan sedikit. Tetapi semua itu dapat diatasi dengan baik.

“Semoga pelaksanaan vaksinasi ini, bisa memberikan manfaat yang baik bagi para siswa, kemudian vaksinasi ini dapat memberikan gambaran kepada orang tua, bahwa sesungguhnya vaksin itu tidak berpengaruh kepada kesehatan kita, justru vaksin ini dapat menjaga kita dari paparan Covid-19,” pungkasnya.

Pantauan Ayotau.id, sejumlah orangtua siswa sangat antusias mendampingi anaknya untuk divaksin, serta memberikan keyakinan kepada anaknya bahwa vaksin itu aman un tuk kesehatan. (MAD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.