AyoTau, Palu — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat kebudayaan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Reny saat menghadiri Manifesto Kebudayaan “Berani Menggugat Sila Kelima: Menata Investasi Berbasis Budaya dan Konservasi” di Ondewe, Minggu (4/10/2026).
Reny mengatakan, penguatan kebudayaan tetap perlu dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran sekitar Rp1,2 triliun. Ia juga menyinggung pentingnya Dana Bagi Hasil (DBH) agar pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat yang lebih adil bagi daerah dan masyarakat.
Terkait wacana penggabungan Dinas Kebudayaan dengan Dinas Pariwisata, Reny menegaskan hal tersebut belum pernah dibahas secara resmi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Pemisahan atau penggabungan itu baru wacana. Belum pernah Pak Gubernur dan saya membuat rapat untuk menyatukan beberapa OPD,” ujarnya.
Menurut Reny, jika nantinya dilakukan penataan OPD, urusan kebudayaan lebih tepat dirumpunkan dengan pendidikan. Ia juga memastikan Pemprov Sulteng terus mempercepat penyelesaian Pergub tentang kebudayaan yang saat ini masih dalam tahap harmonisasi.
“Insya Allah kebudayaan akan berdiri sendiri,” tegasnya. (*)













