PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang

AYOTAU, ACEH — Kepedulian lintas daerah kembali ditunjukkan di tengah bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatra. PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong nasional, bantuan disalurkan ke tiga desa yang terdampak paling parah, yakni Desa Menanggini, Desa Alur Jambu, dan Desa Kebun Tanjung Seumantoh. Masing-masing desa menerima satu truk bantuan berisi paket kebutuhan dasar keluarga, perlengkapan kebersihan, serta peralatan pendukung tanggap darurat dan pemulihan lingkungan.

Banjir bandang tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga memunculkan ancaman serius terhadap kesehatan dan sanitasi warga. Menjawab kebutuhan tersebut, bantuan yang diberikan mencakup Family Hygiene Kit, perlengkapan tidur, alat makan dan masak, perlindungan kesehatan, hingga peralatan pendukung seperti mesin fogging, chainsaw, dan mesin penyemprot air untuk membantu proses pembersihan wilayah terdampak.

Head of External Relation Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
“Bencana di Sumatra adalah duka kita bersama. Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Kehadiran kami adalah wujud solidaritas dan komitmen kemanusiaan,” ujarnya.

Yusri menambahkan, langkah ini sejalan dengan nilai CARES yang menjadi fondasi PT Vale dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, bersama Ketua TP PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbani, kepada warga Aceh Tamiang pada Minggu, 4 Januari 2026. Selain bantuan logistik, Pemkab Luwu Timur juga mengerahkan tim medis untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

“Sejak hari pertama bencana, kami langsung merespons dengan mengirimkan tenaga medis dan relawan. Ini adalah bentuk empati masyarakat Luwu Timur terhadap saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” ungkap Bupati Irwan.

Aksi kemanusiaan ini sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan bencana dan perlindungan sosial, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. PT Vale menilai kolaborasi lintas sektor sebagai kunci dalam penanganan bencana yang terkoordinasi, inklusif, dan berkelanjutan.

Ke depan, PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh, sehat, dan berdaya. Dengan semangat gotong royong, perusahaan percaya setiap ujian dapat menjadi pijakan untuk bangkit dan melangkah menuju masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (**)