PPKM Level 3 di Sulteng Boleh PTM Terbatas

Ayotau, Palu- Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah, Dr. Hatija Yahya mengungkapkan, sesuai instruksi Gubernur bahwa 10 Kabupaten di Sulteng yang status PPKM telah memasuki level 3, telah diperkenankan melaksanakan PTM tetapi secara terbatas. Kecuali, Kota Palu, Poso dan Banggai.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah terkait kebijakan secara nasional oleh Mendikbud RI, yang telah memperbolehkan dimulainya PTM secara terbata, ” jelas Hatija, di ruang kerjanya, Senin, 30 Agustus 2021.

Yang dimaksud dengan terbatas, kata Hatija, yakni tetap merujuk pada SE Gubernur yang dikeluarkan pada 1 Juli 2021, bahwa seluruh siswa itu diperkenankan PTM tetapi diatur.

“Jadi setiap jenjang kelas hanya diberikan kesempatan pertemuan sebanyak dua hari dalam seminggu, misalnya kelas X dua hari, kelas XI dua hari, dan kelas XII juga dua hari,” katanya.

Kemudian kata Hatija, dalam setiap kelas hanya dibolehkan hadir sebanyak 18 peserta didik. Artinya hanya diperkenankan 50 persen siswa hadir di sekolah untuk mengikuti proses pembelajaran.

“Selain itu waktu belajar siswa di sekolah hanya diperkenankan 45 menit selama pertemuan kali tiga, jadi tidak lama di sekolah. Kita sangat berharap kepada seluruh kepala sekolah bijak melihatnya,” ujarnya.

Hatija mengimbau, kepada seluruh cabang dinas dan masing-masing ketua MKKS, agar meminta rekomendasi dan persetujuan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten dan kota. Jangan sampai ada pembukaan proses pembelajaran tatap muka, tetapi Satgas Covid tidak mengetahuinya.

“Sekiranya 1 September jika memungkinkan beberapa sekolah di 10 Kabupaten itu, bisa membuka PTM terbatas, dan itu telah disilahkan. Yang terpenting adalah mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” u ngkapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed