oleh

Pj Sekdaprov: KEK Akan Direvitalisasi Dukung IKN

Ayotau, Palu- Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Rudi Dewanto, mengungkapkan dalam mendukung pembangunan dan pengembangan IKN (Ibu Kota Nusantara), Pemprov Sulawesi Tengah sudah menyiapkan konsep. Salah satu yang dimaksud dengan merevitalisasi fungsi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

“Pemprov Sulteng menyiapkan lahan seluas 29.527 hektare sebagai pengembangan kawasan pangan Nusantara atau Food Estate yang berlokasi di Desa Talaga Kecamatan Dampelas, merevitalisasi dan memaksimalkan fungsi KEK Kota Palu seluas 1.500 hektare yang akan mendukung penyediaan industri bahan-bahan jadi dan setengah jadi,” ujarnya di Palu, Jumat 18 Agustus 2022.

Selanjutnya, pembangunan pelabuhan Fery di Tambu dan di Kasimbar, pembagunan jalan tol Tambu sampai Kasimbar, pengembangan pelabuhan, pengembangan industri pra cetak galian C Palu dan Donggala, pengembangan industri metal dan logam di Morowali dan Morowali Utara.

Kemudian peningkatan jalan akses, peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu menjadi bandara Internasional, percepatan pembangunan ekonomi berbasis maritim, pengembagan pendidikan vokasi, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lainya sebagainya.

Sumber Daya Alam (SDA) yang dianggap dapat berkontribusi pada pengembangan IKN yaitu ; Komoditas unggulan (sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan), hasil tambang dan gas alam cair, wisata unggulan, 2 cagar biosfer dan wilayah pengelolaan perikanan.

“Ada beberapa yang akan ditawarkan Pemprov Sulawesi Tengah terkait dengan kebutuhan IKN yaitu ; suply pangan terutama (padi, jagung, daging sapi dan daging ikan), galian C (kerikil, batu dan pasir), tenaga kerja terampil, destinasi wisata, hasil industri pertambangan dan gas alam cair,” ucap Rudi.

Menurutnya, rencana pembangunan IKN di Kalimantan ikut mempengaruhi perkembangan perekonomian, perdagangan, pariwisata dan pertambahan penduduk di Sulawesi Tengah. Sehingga dari sisi transportasi akan mengakibatkan arus penumpang, permintaan barang dan jasa perhubungan darat.

“Rencana pembangunan ruas jalan baypass Tambu sampai Kasimbar saat ini sedang dalam proses penyusunan di tahun 2022. Pembangunan ruas jalan ini bertujuan sebagai jembatan penghubung IKN dengan kawasan timur Indonesia, sehingga dapat memicu pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dan juga menjadikan kawasan Tambu dan Kasimbar sebagai kawasan ekonomi baru di Sulawesi Tengah,” tandas Rudi. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.