oleh

Pemprov Tetap Prioritaskan Pelayanan Dasar

Ayotau, Palu- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng tetap memprioritaskan pelayanan dasar dalam rangka pembangunan daerah tahun 2021-2026. Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Moh Faizal Mang, menerangkan beberapa yang menjadi prioritas terkait pelayanan dasar diantaranya penanggulangan kemiskinan, korban bencana, peningkatan akses serta mutu pelayanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur daerah.

Sementara dalam rangka menyambut Ibu Kota Nusantara, Pemprov juga akan meningkatkan produktivitas tanaman pangan, perkebunan, perikananan, dan pertanian yang ada di Sulawesi Tengah.

“Sulawesi Tengah merupakan salah satu provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara, yang mana Sulteng memiliki potensi produksi bagi bahan pangan,” ucap Fiazal saat Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2021, Program dan Kegiatan Tahun 2022 dan Rencana Tahun 2023, Kamis 7 April 2022.

Dia mengatakan pihaknya telah menetapkan Perda Nomor 13 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 dengan Visi “Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”. Ada sembilan misi yang dirumuskan dalam RPJMD tersebut yaitu: Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui reformasi pendidikan dan kesehatan dasar.

Kedua, mewujudkan reformasi birokrasi, supermasi hukum, penegakan nilai-nilai kemanusiaan dan HAM. Ketiga, mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan.

Keempat, mewujudkan peningkatan pembangunan infrastruktur daerah. Kelima, Menjalankan pembangunan masyarakat yang merata dan berkeadilan. Keenam, menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan.

Ketujuh, melakukan sinergi kerja sama pembangunan antar daerah bertetangga, sekawasan maupun didalam dan luar Sulawesi Tengah seperti : Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Kedelapan, meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan, kesehatan berbasis teknologi informasi dan integrasi yang dijalankan secara sistematis dan digital. Kesembilan, mendorong pembentukan daerah otonom baru.

“Saya berharap pemerintah daerah kabupaten/kota, provinsi maupun pusat untuk terus meningkatkan sinergitas program-program sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang diatur dalam dokumen RPJMD,” tandas Faizal. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.