oleh

KPID Harap Peran Mahasiswa Kedokteran

Ayotau, Palu- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulteng melaksanakan Bimbingan Teknis Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) di Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Senin 25 April 2022.

Anggota Bidang Isi Siaran KPID Provinsi Sulteng, Ricky Yuliam, menerangkan bimbingan teknis menyasar perwakilan mahasiswa Fakultas Kodokteran Unisa. Tujuannya untuk memastikan mahasiswa kedokteran bisa mengambil peran dalam pengawasan iklan yang sesuai jam tayang khususkan iklan obat-obatan sesuai P3SPS.

“Harapan kita seluruh elemen masyarakat khususnya mahasiswa berperan aktif mengawasi konten iklan,” ucap Ricky, yang juga seorang dokter.

Ricky menambahkan pihaknya akan terus menyosialisasikan pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran atau P3SPS. Yang terkait pengawasan iklan obat, sebelumnya KPID Provinsi Sulteng melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Palu. Kegiatan berlangsung di Kantor Balai POM di Jalan Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Senin 21 Maret 2022.

Audiensi dan koordinasi ini menindaklanjuti kesepakatan bersama hasil audiensi pertama antara KPID Provinsi Sulteng dengan Balai POM di Palu, terkait pengawasan isi siaran terhadap publikasi, promosi, serta iklan obat dan makanan.

Kegiatan dihadiri Ketua KPID Sulteng, Indra Yosvidar, bersama Koordinator Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P-Perizinan), Ramadhan Taher, Anggota Pengawasan Isi Siaran, Ricky Yuliam, dan diterima langsung Kepala Balai POM Palu, Agus Riyanto S.Farm., Apt.

Indra memaparkan hasil pengawasan KPID ditemukan acara di lembaga penyiaran, khususnya radio di Kota Palu yang menyiarkan terkait iklan obat dan makanan yang diduga tidak memenuhi ketentuan. Disamping itu, penanyangan jam iklan yang sering menabrak rambu-rambu yang diatur dalam P3SPS.

“Isi iklan yang disampaikan yang mengklaim kesembuhan dalam waktu sekejap. Dan penayangan primetime, sering ditemukan,” jelas Indra.

Untuk memastikan kebenaran dari berita tentang keamanan obat dan makanan, lanjut Indra Yosvidar, KPID berkolaborasi dengan Balai POM di Palu yang senantiasa mengedukasi masyarakat untuk lebih cerdas mengonsumsi obat dan makanan dengan Cek KLIK (cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa).

“Edukasi kepada lembaga penyiaran terutama masyarakat menjadi agenda penting KPID Sulteng,” tutur Indra. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.