oleh

Kepala Dinas PMD: PKK Bisa Gunakan Dana Desa

Ayotau, Palu- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulteng, Moh Nadir, mengatakan untuk optimalisasi peran kader PKK dalam mendukung gerakan keluarga sehat, tanggap dan tangguh bencana, dapat menggunakan dana desa sesuai Permendes Nomor 7 Tahun 2021.

“Di era Pandemi covid ini, dana desa digunakan sebagai BLT, penanganan covid, ketahanan pangan dan hewani, dan program prioritas lainnya sesuai kewenangan desa,” ucap Nadir saat menjadi narasumber Pelatihan Penetapan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, baru-baru ini.

Nadir mengungkapkan TP PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dimana saat ini menjadi program prioritas nasional adalah penurunan angka stunting.

“Saat ini desa dapat berinovasi dalam mewujudkan keluarga sehat. Seperti kasus stunting, pergi liat rumah masyarakat desa, bagaimana perilaku hidup sehatnya. Bisa buatkan mereka Jamban yang bersih, ajak masyarakat desa bagaimana cara hidup sehat, untuk mendukung program itu bisa menggunakan dana desa sesuai musyawarah desa,” ungkapnya.

Menurut Nadir, Tim Penggerak PKK sangat penting dalam peran keluarga sehat, tanggap dan tangguh bencana. Karena itu, ia berharap adanya sinergitas dan kerjasama yang baik antara TP PKK Provinsi dan kabupaten/kota dalam pencegahan kasus stunting tersebut.

“Hal tersebu dilakukan dengan membangun kesadaran pentingnya kesehatan keluarga,” ujar Nadir.

Adapun kegiatan dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah. Pelatihan tersebut dilaksanakan melalui Pokja IV TP PKK Sulteng yang memiliki tugas program kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, Pokja IV mengelola program terkait Pemberdayaan Masyarakat dalam rangka mewujudkan ketahanan keluarga di bidang kesehatan, pelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.

Adapun Nadir membawakan materi berjudul optimalisasi peran dan fungsi kader pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga dalam mendukung pelaksanaan gerakan keluarga sehat, tanggap dan tangguh bencana. (JT)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.