Kembangkan Potensi Ekonomi Lokal Desa

Ayotau, Palu- Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Provinsi Sulteng, Zendi Aldi Budiawan, menyebut perlunya dikembangkan potensi ekonomi lokal desa.

“Desa perlu ada pengembangan potensi ekonomi lokal desa,” ucap Zendi dalam paparannya saat menjadi narasumber Konsolidasi Pendampingan Desa, di Palu, Kamis 6 Oktober 2022.

Konsolidasi Pendampingan Desa Provinsi Sulawesi Tengah tersebut dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi RI.

Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Pendamping Profesional terdiri dari Tenaga Ahli PM Provinsi, Tenaga Ahli PM Kabupaten, Pendamping Desa Kecamatan, dan Pendamping Lokal Desa.

Zendi hadir sebagai Narasumber dengan judul Pendamping dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Provinsi Sulawesi Tengah. Zendi mengatakan dalam pembangunan desa melalui dana desa dilakukan dengan cara pemenuhan kebutuhan dasar yaitu pendidikan dan kesehatan.

Kata dia, pengembangan potensi lokal desa bertujuan agar desa menjadi mandiri, kuat dan demokratis sehingga menghasilkan Pembangunan Desa berkelanjutan. Adapun arah kebijakan Pemerintah Provinsi dalam Pemberdayaan Masyarakat Tahun Anggaran 2023, yaitu Stunting dan Penanggulangan Kemisikinan

Tertuang dalam Renstra, Dinas PMD Sulteng masuk dalam misi Gubernur Sulawesi Tengah pada nomor 3 yaitu Mewujudkan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Penguatan Kelembagaan.

Zendi mengatakan misi tersebut diwujudkan dengan indikatornya yaitu Indeks Desa Membangun. Dalam meningkatkan status Indeks Desa Membangun diperlukan peran lintas OPD Pemerintah Provinsi.

Selanjutnya, dalam pengentasan kemiskinan,  Pemerintah Provinsi akan membentuk tim koordinasi yang terdiri dari beberapa OPD terkait. Diharapkan Tenaga Pendamping Profesional Sulawesi Tengah terus melakukan pendampingan dengan maksimal agar dapat membantu Pemerintah Provinsi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa, serta meningkatkan status IDM khususnya penanggulangan kemiskinan yang merupakan misi Gubernur Sulawesi Tengah.

“Pemerintahan Desa membutuhkan Pendamping Desa untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” pungkas Zendi. (JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *