oleh

Ini Motif Pembunuhan Pria di Pombewe

Ayotau, Sigi- Polres Sigi mengungkap motif pembunuhan SM (26) yang jenazahnya ditemukan warga di wilayah pegunungan Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama memastikan kasus pembunuhan tersebut bukan dilakukan jaringan teroris.

AKBP Yoga mengatakan, tersangka merupakan rekan korban yang berprofesi sebagai petugas perbaikan pipa air di wilayah Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

“Tersangka bukan jaringan teroris. Tersangka berinisial AT (39), warga Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru,” ungkap Kapolres Sigi, AKBP Yoga Priyahutama didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim saat konferensi pers di Mapolres Sigi, Selasa, 28 September 2021.

Dijelaskan, motif tersangka membunuh korban karena sakit hati dituduh mencuri pipa air oleh korban.

“Tersangka sakit hati karena dituduh korban mencuri pipa air yang hilang ditempat kerja,” katanya.

AKBP Yoga mengatakan, gegara korban menuduh tersangka mencuri, akhirnya tersangka tidak lagi dipercaya oleh yang mempekerjakan tersangka. Tersangka sakit hati karena korban yang mengambil alih pekerjaan tersebut.

Sebelumnya kata AKBP Yoga, permasalahan antar kedua belah pihak sudah diselesaikan oleh pemerintah desa setempat. Namun tersangka masih mengancam akan membunuh korban.

Tersangka ditangkap di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu dalam kurun waktu kurang dari 7 jam oleh Polres Sigi bersama TIM Inavis Polda Sulteng.

Polisi berhasil menangkap tersangka melalui jaringan hand phone korban yang dibawa oleh tersangka usai melenyapkan nyawa korban.

“Polres Sigi, Polsek Biromaru dibantu TIM Inavis Polda Sulteng melacak hp korban yang dibawa oleh tersangka. Kemudian anggota langsung menemukan posisi tersangka yang berada diwilayah Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, dan melakukan penangkapan” jelasynya.

Sebelumnya, AM yang berprofesi sebagai petugas perbaikan pipa air di daerah pegunungan Desa Pombewe itu, ditemukan warga sekitar 2 KM dari tempat korban bekerja dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Dari hasil olah TKP pihak kepolisian, didapati luka dibagian tangan, tubuh dan wajah korban.(as)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.