Gubernur: Lakukan Inovasi Percepatan Penurunan Stunting

Ayotau, Palu- Gubernur H Rusdy Mastura menilai pentingnya inovasi untuk percepatan penurunan stunting. Ini diharap bisa dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota di Sulteng.

“Saya berharap kedepan penurunan stunting menjadi prioritas sebagaimana kita bisa menyelesaikan masalah bencana,” ucap gubernur saat mengukuhkan Bunda Peduli Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama pencegahan Stunting di Palu, Senin 3 Oktober 2022.

Kata gubernur, upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Tengah salah satunya diwujudkan dengan pengukuhan bunda stunting yang dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah.

“Tim penggerak PKK merupakan garda terdepan mitra pemerintah daerah yang bersinergi dalam berbagai bidang sebagaimana yang telah dilakukan lewat 10 program PKK,” ujarnya.

Adapun Bunda Peduli Stunting tingkat Provinsi Sulteng sebagai dukungan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota dalam upaya percepatan penurunan stunting di Sulawesi Tengah.

Kegiatan diikuti tim penggerak PKK Provinsi dan kabupaten kota se-Sulawesi Tengah, tim percepatan penurunan stunting (TPPS) serta perangkat daerah. Pengukuhan Bunda Peduli Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah didasarkan Pasal 20 Ayat 1 Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting serta Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 440.05/27/DP2KB/2022 tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Sulawesi Tengah.

Pengukuhan disaksikan perwakilan Bappeda Provinsi Sulteng, Ketua PKK Kota Palu, Satgas Stunting BKKBN, biro hukum, Ketua Tim penggerak PKK Provinsi dan Kab/kota se-Sulawesi Tengah, dan Perwakilan Kepala OPD.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulteng Tenny C. Soriton, menegaskan stunting pada anak bukan penyakit apalagi aib bagi keluarga.

“Stunting bukan penyakit, stunting bukan aib, stunting bisa dicegah di 1000 Hari Pertama Kehidupan. Penyebab stunting ada di pola asi asa asuh,” tegasnya di Palu, Kamis 29 September 2022. (JT)

Komentar