Gebyar Sikomandan Tingkatkan Profesionalisme Inseminator Donggala

AyoTau, Donggala — Sebagai upaya strategis dalam meningkatkan produksi serta produktivitas ternak sapi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hari Soetjahyo, mengumumkan pelaksanaan Gebyar Sikomandan. Inisiatif ini bertujuan utama untuk meningkatkan profesionalisme para inseminator yang bertugas di wilayah Kabupaten Donggala.

Menurut Soetjahyo, peningkatan profesionalisme para inseminator adalah kunci penting dalam mendukung pertumbuhan sektor peternakan sapi secara signifikan. “Dengan meningkatnya kualitas serta efisiensi para inseminator, kami optimis produksi sapi di Kabupaten Donggala dapat meningkat dalam waktu yang lebih singkat,” ujarnya pada kunjungan di salah satu desa di Kecamatan Dampelas pada tanggal 4 Januari 2024.

Gebyar Sikomandan akan mencakup serangkaian pelatihan dan workshop bagi para inseminator, membahas teknik-teknik terkini dalam inseminasi sapi, pemahaman tentang kebutuhan nutrisi ternak yang optimal, serta strategi manajemen peternakan yang efektif.

Selain itu, acara Gebyar Sikomandan juga akan menjadi platform bagi para peternak dan inseminator untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas serta jumlah produksi sapi di Kabupaten Donggala.

Soetjahyo menegaskan pentingnya peran inseminator dalam menciptakan keberlanjutan sektor peternakan sapi. Dengan pemahaman yang mendalam tentang teknik-teknik reproduksi yang baik, para inseminator diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan genetika ternak sapi di daerah tersebut.

Gebyar Sikomandan direncanakan akan dilaksanakan dalam beberapa tahap selama beberapa bulan ke depan. Diharapkan, melalui program ini, Kabupaten Donggala dapat menjadi contoh sukses dalam peningkatan produksi serta produktivitas ternak sapi, serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat peternak dan perekonomian lokal secara keseluruhan. Demikian disampaikan oleh Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala. (*/win)

Komentar