Donggala Pacu Inseminasi Buatan Tingkatkan Kualitas Sapi Lokal

AyoTau, Donggala – Dalam upaya meningkatkan produktivitas peternakan sapi di Kabupaten Donggala, program Inseminasi Buatan (IB) terus dipacu pada tahun 2024. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk mempercepat pengembangan dan peningkatan kualitas sapi lokal.

Program IB menjadi salah satu instrumen utama yang digunakan oleh pemerintah Kabupaten Donggala untuk meningkatkan populasi sapi yang berkualitas dan memiliki produktivitas tinggi. Melalui teknologi reproduksi ini, sapi-sapi lokal diberi akses terhadap bibit sapi berkualitas dari induk sapi terbaik.

Menurut Heri Soetjahyo, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Donggala, program IB merupakan langkah strategis yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan potensi peternakan sapi lokal.

“Dengan program IB, kita dapat mengintroduksi gen-gen unggul ke dalam populasi sapi lokal, sehingga meningkatkan potensi produksi daging dan susu serta meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujarnya, Senin 12 februari 2024.

Tim petugas yang terlatih dalam teknik IB terus bekerja keras untuk memberikan layanan yang optimal kepada peternak di seluruh wilayah Kabupaten Donggala. Mereka memberikan pendampingan dan bimbingan teknis kepada peternak dalam proses inseminasi serta perawatan yang tepat pasca-inseminasi.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Donggala juga memberikan dukungan berupa subsidi inseminasi bagi peternak untuk mendorong partisipasi aktif dalam program ini. Langkah ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi peternak untuk mengadopsi teknologi reproduksi modern dalam pengelolaan peternakan mereka.

Dengan terus diperkuatnya program Inseminasi Buatan, Kabupaten Donggala optimis dapat mencapai target pengembangan peternakan sapi lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Dengan kerjasama antara pemerintah, peternak, dan berbagai pihak terkait lainnya, percepatan pengembangan sapi Donggala di tahun 2024 akan menjadi kenyataan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat peternak serta pemangku kepentingan lainnya. (*/win)

Komentar