Diharap Penyuluh Agama di Sulteng Lolos Seleksi ke PAI Award tingkat Nasional

Ayotau, Palu- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan pembinaan untuk peserta Penyuluh Agama Islam (PAI) Award di salah satu hotel di Palu, Senin, 27 Mei 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Penyuluh Agama Islam dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.

Mewakili Kakanwil, Kepala Bidang Bimas Islam Kemenag Sulteng, H. Junaidin mengungkapkan, bahwa sejak beberapa hari lalu, Kemenag Sulteng telah melaksanakan seleksi PAI Award tingkat provinsi.

“Seleksi ini dilakukan berdasarkan dokumen yang dikirimkan oleh peserta dari kabupaten/kota, yang sebelumnya juga telah melalui seleksi di tingkat kabupaten/kota,” ujar Junaidin.

Proses seleksi ini menyangkut portofolio peserta, penilaian video, dan makalah atau karya tulis ilmiah. Dari 17 peserta yang mengikuti seleksi, terpilih lima orang sebagai juara/ nominator tingkat provinsi.

5 orang nominator tersebut berasal dari Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Poso, serta dua pemenang dari Kota Palu.
Kelima nominator ini mengikuti seleksi dengan kategori yang berbeda yaitu, Peningkatan literasi Al-Qur’an, Metode Penyuluhan Baru, Pendampingan Kelompok Rentan, Pelestarian Lingkungan.

Junaidin menjelaskan, bahwa para juara telah menerima pembinaan secara online dan offline untuk memperkuat semua komponen penilaian.

“Rencananya besok, mereka akan didaftarkan melalui link pendaftaran yang disiapkan oleh pusat untuk diseleksi di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap para peserta dari Sulawesi tengah dapat bersaing di tingkat nasional dan lolos sebagai nominasi hingga meraih juara.

Kanwil Kemenag Sulteng memberikan apresiasi berupa hadiah kepada lima pemenang seleksi PAI Award tingkat provinsi sebagai bentuk motivasi.

“Kami berharap kegiatan PAI Award ini memotivasi seluruh penyuluh Kemenag, untuk meningkatkan profesionalisme mereka, dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat,” kata Junaidin.

Menurutnya, ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kinerja penyuluh agama sebagai garda terdepan di masyarakat. (del)

Komentar